Wednesday, May 25, 2011

bulan siang


bagai bulan siang,
yang munculnya kadang terlalu awal
(saat mentari masih belum berangkat pulang)
dan perginya sering keberatan,
bagai tak mahu melepaskan malam.
(mentari dah muncul, bulan masih di pandangan)


setia si gadis
tak pernah padam.


si gadis buntu
dia tidak tahu
perlukah dia setia
menanti waktu

kerna pernah disampaikan padanya
oleh angin yang lalu
bahwa setia:
hujungnya sering kecewa.

dia tidak percaya
tentulah setiap perkara
punya harga

alangkan
kelkatu
bisa mati
pabila mendekat cahaya

alangkan cerah mentari,
datang bersama bahangnya

takkan rugi kau bersetia
kerna bahgia bukan pada masa
tapi jiwa yang memberi
sebanyak-banyaknya!





______________________

ntahpapeni!




.

13 comments:

Akhyar said...

tunggulah sambil main game, tak bosan.

takpun sambil tengok alam.

takpun, sambil baca quran. lagi lambat dia datang, lagi banyak pahala apa.

[er, sya pun entah sebaik begitu ke tak]

=|

Hizwan Nizam said...

terlalu manis pon ble buat potong kaki =)

-iNtaN- said...

suka.
rangkap pertama tu.

buat saya teringat ketika berada di antara terbit mentari dan terbenamnya bulan di cordova.

the best moment ever~

jalan2 sini, kak~
=)

Cidak said...

feh,

doket atas pale saya kak.

Anonymous said...

haih

Timun Laut said...

Lukisan tu kak aishah ke yang lukis?
santeknyeeee =)

shairazi sharizan said...

melatih jiwa nenberi,,tingggi pengorbananya..

sinchiro said...

bulan!

syazwanadzhar said...

sekali sekala, belajar menerima;

agar mampu memberi.

Terima kasih :)

mel said...

"kerna bahgia bukan pada masa
tapi jiwa yang memberi
sebanyak-banyaknya!"

suka! nak quote please. terima kasih :)

Para Jamaludin said...

sebagaimana orang bercinta perlukan bulan, orang bercinta juga perlukan Tuhan. =)

ida masri said...

puisi kamu nikotin aku.
:)
chewah

susah nak jumpe sesuatu yg buat saya senyum2 lepas baca.

p/s; saya suka bulan siang juga. gorgeous:)!~~~

Gadis Buah Delima said...

zul,

cuma dia takut, menunggu tanpa sebarang khabar. dan rupanya penantiannya sia-sia.

:|


eh kamu, bittaufiq exam!




hizwan nizam,

kamu jangannnn,
terima kasih untuk appelsinpiken.




intan,

:)
akak cemburu nih.
tak apalah. dari mana pun kita memandang, itulah keindahan yang ingin disampaikan.

selamat ya dik :) terima kasih sudi!





cidak,

kamu addalah yang paling akak harapkan untuk dikurniakan tenang
:)





anon,

kok kamu yang letih dong?




timun comel,

alaaaa.itu bukan lukisannnnnn. itu conteng gatal tangan. hik
ya dik. tiru satu gambar yang akak suka sangat.





shairazi,

moga kita tak jemu dan buntu




fahmi,

:)



syazwan,
thanks to YOU dik.
(akak akan ingat tu)




mel,

alahai...silalah. kan tak ada yang punya saya. :)




cik para!

aishah akan ingat! insya Alah.

(malah lebih lagi, kan?)





kak ida,

senyumu ganjaku!
hik.
alhamdulillah ada rezki kita jumpa kan?
semoga selamat di sabah bah.

(kamu manis sangat. semoga baik baik saja ya puan doktor paed)



.

perempuan

bismillah

It’s a habit of yours to walk slowly.
You hold a grudge for years.
With such heaviness, how can you be modest?
With such attachments, do you expect to arrive anywhere?

Be wide as the air to learn a secret.
Right now you’re equal portions clay
and water, thick mud.

Abraham learned how the sun and moon and the stars all set.
He said, No longer will I try to assign partners for God.

You are so weak. Give up to Grace.
The ocean takes care of each wave
till it gets to the shore.
You need more help than you know.
You’re trying to live your life in open scaffolding.
Say Bismillah, In the Name of God,
as the priest does with a knife when he offers an animal.

Bismillah your old self
to find your real name.


Maulana Jalaludin Rumi

FOR HEAVEN'S SAKE, MY HEART!

By Gibran

For heaven's sake, my heart, keep secret your love,
and hide the secret from those you see
and you will have better fortune.

He who reveals secrets is considered fool;
silence and secrecy are much better for him
who falls in love.

For heaven's sake, my heart, if someone asks,
"What has happened?" do not answer.
If you are asked, 'Who is she?"
Say she is in love with another.
And pretend that it is of no consequence.

For heaven's sake, my love, conceal your passion;
your sickness is also your medicine because love
to the soul is as wine in a glass- what you
see is liquid, what is hidden is its spirit.

For heaven's sake, my heart, conceal your troubles;
then, should the seas roar and the skies fall,
you will be safe.



.

bukan semua soalan ada jawapan kan?

awak tak follow bukan sebab awak tak sayang, kan?

FEEDJIT Live Traffic Feed