Monday, March 7, 2011

setiap titik hujan


Egli possiede le chiavi dell'invisibile, che solo Lui conosce. E conosce quello che c'è nella terra e nei mari. Non cade una foglia senza che Egli non ne abbia conoscenza. Non c'è seme nelle tenebre della terra o cosa alcuna verde o secca che non siano [citati] nel Libro chiarissimo.


sini,
kamu baca tulis saya dengan nada paling tenang seorang ibu
atau suara paling meyakinkan seorang ayah
atau juga bunyi paling bikin hormat dari seorang guru.


alam,
sehelai daun;
dalam terang siang
atau kelam malam
dalam kering
atau basah hujan
gugurnya ia ke tanah;

Tuhan tahu

hidup;
pada setiap langkah
walau belum jejak ke tanah
walau belum beralih arah

tempat akhirnya: Tuhan tahu

hati;
setiap mahu dan perlu
walau belum terlintas
walau belum bulat terniat

Tuhan tahu



jadi sayang,
pada setiap kemungkinan
atau pilihan
pada setiap dugaan,
atau persoalan
pada setiap kesulitan,
atau kegelisahan;


senyumlah.


kerana Tuhan kan tahu.







Dan pada sisi Allah jualah anak kunci perbendaharaan segala yang ghaib, tiada sesiapa yang mengetahuinya melainkan Dia lah sahaja; dan Ia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut; dan tidak gugur sehelai daun pun melainkan Ia mengetahuinya, dan tidak gugur sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak gugur yang basah dan yang kering, melainkan (semuanya) ada tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz) yang terang nyata. (6:59)

__________________________________________________________________




ingat mahu letak satu gambar dan sebaris ayat cuma tadi, untuk entry ini. but being aishah, kamu tahu lah kan.

gambar diambil tadi, saat menunggu hujan berhenti dari dalam kereta, di perkarangan asrama sekolah adik.

saya tersenyum-senyum sendiri pada hujan. terfikir: "kau tunggu teduh, tapi sebenarnya kau tak mahu hujan berhenti kan aishah?"

dan kamu tak doa pun untuk hujan itu berhenti.
tapi Tuhan tahu.
apa perlu kamu.

jadi senyumlah
:)


*sekarang ada perangai suka tengok terjemahan al-quran dalam bahasa italy.



.

3 comments:

Akhyar said...

gambo lawoo.

syahida majid said...

saya senyum. terasa tak bias cerianya?

hamshira said...

Zul,
tapi saya tak ada kamera besar macam awak.

:p



Cik syahida,
berseri dunia saya belah sini bila awak senyum syie!
burung2 menyanyi, rama2 terbang kanan kiri, matahari pun senyum sekali!

melampau tak?



.

perempuan

bismillah

It’s a habit of yours to walk slowly.
You hold a grudge for years.
With such heaviness, how can you be modest?
With such attachments, do you expect to arrive anywhere?

Be wide as the air to learn a secret.
Right now you’re equal portions clay
and water, thick mud.

Abraham learned how the sun and moon and the stars all set.
He said, No longer will I try to assign partners for God.

You are so weak. Give up to Grace.
The ocean takes care of each wave
till it gets to the shore.
You need more help than you know.
You’re trying to live your life in open scaffolding.
Say Bismillah, In the Name of God,
as the priest does with a knife when he offers an animal.

Bismillah your old self
to find your real name.


Maulana Jalaludin Rumi

FOR HEAVEN'S SAKE, MY HEART!

By Gibran

For heaven's sake, my heart, keep secret your love,
and hide the secret from those you see
and you will have better fortune.

He who reveals secrets is considered fool;
silence and secrecy are much better for him
who falls in love.

For heaven's sake, my heart, if someone asks,
"What has happened?" do not answer.
If you are asked, 'Who is she?"
Say she is in love with another.
And pretend that it is of no consequence.

For heaven's sake, my love, conceal your passion;
your sickness is also your medicine because love
to the soul is as wine in a glass- what you
see is liquid, what is hidden is its spirit.

For heaven's sake, my heart, conceal your troubles;
then, should the seas roar and the skies fall,
you will be safe.



.

bukan semua soalan ada jawapan kan?

awak tak follow bukan sebab awak tak sayang, kan?

FEEDJIT Live Traffic Feed